Humaniora Category

Posted On March 31, 2017By Wawan KurniawanIn Budaya

Selamat Nyepi, Selamat Bertakhali

“Nyepi tanda tahun berganti,” senandung Ocha dengan merdu, “buka lembar kitab yang baru/tinggalkan kisah yang telah lalu.” Ya, Nyepi memang merupakan hari raya pertanda tahun baru Saka, nama penanggalan yang dipakai umat Hindu. Hari raya ini jatuh pada tanggal pertama bulan kesepuluh dalam kalender Saka. Lalu, kenapa perayaan ini dinamai “Nyepi”? Apa yang dihindari dan apa yang dilakukan umat Hindu dalam merayakan tahun baru tersebut? “Dalam hening temukan Diri,” lantun Ocha lagi, “Tapa brata yoga semadi/Amati geni sepanjang hari/Jauhkan segala yang duniawi.” Jadi, secara negatif, apa yang dilakukan umat HinduRead More

Posted On March 24, 2017By Em Farobi AfandiIn Budaya

Prinsip-prinsip Pendidikan Pesantren

Ulasan atas esai Gus Dur berjudul Prinsip-prinsip Pendidikan Pesantren I Secara garis besar, dalam esai “Prinsip-prinsip Pendidikan Pesantren” ini, ada dua gagasan utama yang disampaikan oleh Gus Dur. Pertama, tiga unsur dasar pesantren yang oleh Gus Dur kemudian dijadikan sebagai dasar yang harus dipegang dalam pengembangan pendidikan pesantren. Kedua, empat biji tantangan yang “dikhawatirkan” akan mengoyak eksistensi tiga elemen dasar pendidikan pesantren yang dibahas pada poin pertama. Gus Dur mendefinisikan pesantren secara teknis sebagai tempat di mana para santri tinggal, pesantren mirip dengan akademi militer dan biara, kemiripannya adalah dalamRead More

Posted On March 10, 2017By Faiq FalahiIn Humaniora

Kasih Sayang Sebagai Modal Kebahagiaan

“Yang kalian butuhkan hanyalah cinta” —The Beatles Pendahuluan Di tengah Februari tahun ini, Masyarakat Indonesia dihadapkan pada momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Fakta yang terjadi di lapangan adalah semakin kuatnya sentimen kebencian sebagian masyarakat terhadap yang lain. Sikap labelling menjadi lumrah dan merasa bisa dibenarkan. Suhu panas politik prosedural ini diprediksi tidak akan cepat reda sampai gelaran Pemilihan Presiden di tahun 2019 nanti. Banyak orang bertanya, di mana akar permasalahan ini dimulai dan bagaimana pula penyelesaiannya? Pudarnya Kasih Sekaligus Sayang Manusia adalah makhluk yang dibekali perasaan dan akal. Namun, seringkaliRead More

Posted On March 2, 2017By Arif RahmanIn Budaya, Headline

Pribumisasi Islam

Islam, Budaya dan Pribumisasi Agama (Islam) dan budaya, dua-duanya tidak terlepas dari kehidupan umat Islam. Agama bersumber dari wahyu Tuhan, sedangkan budaya berkembang sebagai hasil cipta, karsa (kehendak), dan rasa manusia sejak manusia ada. Keduanya mempunyai titik persinggungan dan wilayah independensinya masing-masing. Persinggungan antara budaya dan agama akan selalu terjadi terus-menerus dan hal tersebut adalah suatu keniscayaan. Akomodasi dan upaya mendamaikan (rekonsiliasi) antara agama dan budaya akan menghasilkan persambungan antar keduanya. Upaya tersebut dilakukan bukan karena khawatir terjadi ketegangan, sebab ketegangan akan reda dengan sendirinya. Bentuk atap masjid Demak merupakanRead More
Perayaan tahun baru Imlek merupakan perayaan terpenting bagi masyarakat Tionghoa. Perayaan ini dirayakan setiap tanggal 1 bulan ke-1 penanggalan kalender Cina dan diakhiri dengan Cap Go Meh pada hari ke-15. Perayaan Tahun Baru Imlek hampir dirayakan di  seluruh pelosok dunia, mengingat banyaknya warga keturunan Tionghoa yang menetap di berbagai negara. Bahkan di beberapa negara, tahun baru Imlek telah resmi masuk ke kalender libur nasional. Indonesia termasuk salah satu negara yang dimaksud tersebut. Ditilik dari sejarahnya, perayaan tahun baru Imlek di Indonesia sejatinya sudah diatur oleh presiden pertama Soekarno. Soekarno kalaRead More

Posted On January 25, 2017By M Arif AulyIn Budaya, Headline, Humaniora

Menebar Damai, Menuai Rahmat

Syahdan, semua orang di kota ini menanyakan perihal kepergian Damai dan Rahmat. “Di mana damai? Ke mana perginya Rahmat?” Dua sejoli itu telah pergi dari kota ini! “Tidak!”, kata Gus Dur. “Damai tidak pergi, dia ada di relung dirimu.” Begitu santri Pesantren Ciganjur mengimajinasikan percakapan Gus Dur dengan orang-orang bingung di seluruh negeri ini. Mereka barangkali tidak mengerti betul siapa Gus Dur tapi mereka berhasil memproyeksikan sosok Gus Dur yang paling murni dengan cara polos pula. Orang sering melihat sesuatu seperti tabula-tabula besar, sering juga lupa pandangan polos seperti anak-anakRead More

Posted On January 1, 2017By Em Farobi AfandiIn Budaya, Headline, Humaniora

Merayakan Isa

Sebagai manusia, Isa sang mesias dikaruniai Tuhan ‘modal’ berlimpah ruah buat jadi ‘seleb’ jagat raya sepanjang masa. Dan memang tidak bisa dipungkiri, sejak awal Isa adalah figur yang punya potensi besar untuk jadi populer sebab banyak hal, mulai dari kenyelenehan caranya lahir ke dunia, tanpa perantara bapak, hingga kontroversi kisah akhir hayatnya. Belum lagi setelah ia diangkat menjadi nabi dan kemudian dituhankan oleh kaum Kristen. Isa ‘alaihi al-salām lahir dari seorang perawan yang belum pernah tersentuh lelaki sedikit pun sebelumnya. perempuan itu bernama Maryam. Saking ngetopnya Isa, al-Qur’an bahkan sampaiRead More

Posted On November 22, 2015By KuncenIn Humaniora, Sastra

Para Pencari Keadilan

Sebuah cerita pendek gubahan Taufīq al-Hakīm Kalau di bumi ada keadilan, harus dibedakan antara profesi yang tanggungjawabnya dipikul dalam saat-saat tertentu dan profesi yang selalu dipikul tanpa batas waktu, yang dapat membuatmu bangun tersentak dari tidurmu karena kerjaan memanggil-manggil. Dia rampas waktu rehat agar kau tunaikan kewajibanmu. Mesti dibedakan profesi yang seperti baju, dipakai pagi hari dan dilepas siang hari, dari profesi yang ibarat stempel, lekat pada tubuh dan kepribadianmu, pada jiwa dan hatimu; tak sejenak pun ia lepas sifatmu, entah di rumah entah di kantor, entah siang entah malam.Read More