Kajian Category

Posted On April 21, 2017By MaftukhanIn Sejarah

Maulid Nabi Simbol Pembebasan

Mengawali artikel ini, penulis akan mengutip sebuah ayat yang terjemahannya adalah sebagai berikut: “Dan ingatkanlah mereka, wahai Musa, tentang hari-hari Allah (ayyāmillāh), karena pada hal itu terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang sabar dan pandai bersyukur.” (QS. Ibrahim: 5). Sebagian orang memahami ayat ini secara literal: perintah mengingatkan dalam ayat tersebut hanya berlaku untuk Nabi Musa beserta masyarakat yang menjadi obyek dakwahnya. Pemahaman ini biasanya terpaku pada kaidah al-‘ibrah bi khushūs as-sabab la bi ‘umūm al-lafzh; yang dikehendaki dari sebuah teks adalah kekhususan sebab yang melatarbelakangi kemunculan teks tersebut,Read More
Telaah atas artikel Gus Dur “Pengenalan Islam sebagai Sistem Kemasyarakatan” yang ditulis pada tahun 1978. Ini merupakan artikel kedua dalam buku “Muslim di Tengah Pergumulan”, terbit tahun 1981. Menurut Gus Dur dalam mengkaji sistem kemasyarakatan seharusnya bukan hanya struktur kehidupannya yang bersifat organisatoris belaka, melainkan pengaruh tata nilai kehidupan yang ada dalam sebuah masyarakat terhdap perilaku para warganya. Bila kita menganalisis sistem kemasyarakatan umat islam di Indonesia, maka tidak cukup hanya menghitung berapa jumlah ormas Islam yang ada, dan kemudian membuat kategori, seperti NU, Muhammadiyah, Ahmadiyah, dan lain sebaginya. GusRead More
Buku Max Weber, The Protestan Ethic and Spirit of Capitalism (Die Protestan Ethik Under Giest Des Kapitalis), terbit tahun 1920, beberapa saat setelah kematiannya. Buku ini pada awalnya hanya berupa artikel dua bagian di jurnal ilmiah Archiv fur Sozialwissenschaft  und Sozialpolitik (1904-1905). Buku ini menarik dan memancing perdebatan sengit yang melibatkan tokoh-tokoh besar karena Weber sendiri mampu mengungkap fakta-fakta otentik seputar agama dan kaitannya dengan perkembangan kapitalisme. Selain itu, ia juga hadir pada periode penting setelah Weber pulih dari sakit depresi yang dialaminya selama empat tahun dan sempat membuatnya tidakRead More
Dalam sejarah pemikiran politik, demokrasi tetaplah primadona yang paling banyak menyedot kekaguman manusia-manusia modern. Buah pergeseran pandangan dunia abad pencerahan ini selain mapan lama di Eropa dan Amerika ternyata juga meluas ke hampir seluruh penjuru dunia, salah satunya Indonesia. Kita tahu, demokrasi lahir sejalan dengan komitmen pengingkaran terhadap monopoli kekuasaan yang menindas dan menjajah martabat kemanusiaan. Begitulah republik ini didirikan, setelah tercengkeram kolonialisme dan otoritarianisme, kemudian menyambut cita baru kedaulatan dan kemerdekaan yang seutuhnya, dengan penghargaan yang tinggi terhadap hak-hak demokratis setiap warganya. Kesepakatan untuk memilih demokrasi memang tidak berlangsungRead More